You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tempat Pelantikan Walikota Jaktim Masih Banyak Sampah
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Tempat Pelantikan Walikota Jaktim Masih Kumuh

Tepat 20 Desember 2012 pasangan Walikota Jakarta Timur, HR Krisdianto, dan wakilnya, Husein Murad, dilantik oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Joko Widodo. Kala itu, Jokowi melantiknya di RT 07/05 Pulo Jahe, Cakung, Jakarta Timur, yang merupakan tempat kumuh dan banyak sampah. Sudah satu setengah tahun lalu peristiwa itu berlalu, namun hingga kini tempat tersebut tak juga berubah sesuai harapan Jokowi yang menginginkan adanya pembenahan kawasan tersebut.

Dari zaman walikota belum dilantik hingga setelah dilantik tidak ada perubahan, sampah selalu menumpuk. Warga hanya bisa membakar demi mengurangi tumpukan sampah di lokasi

H Marullah (58) warga setempat mengatakan, banyaknya sampah di wilayah tersebut, karena sampah jarang diangkut. Kondisi ini berbanding terbalik dengan janji Walikota Jakarta Timur saat dilantik oleh Gubernur DKI, di mana salah satu tugas mereka adalah membenahi sarana pemukiman warga serta menghilangkan kesan kumuh di lokasi pelantikan.

“Dari zaman walikota belum dilantik hingga setelah dilantik tidak ada perubahan, sampah selalu menumpuk. Warga hanya bisa membakar demi mengurangi tumpukan sampah di lokasi,” katanya, Senin (9/6)

DKI Revitalisasi Pengelolaan Sampah

Bahkan, lanjutnya, janji walikota untuk memperbaiki saluran air (got) di wilayah tersebut hingga kini juga belum terealisasi. “Dari dulu petugas cuma ukur-ukur saja, tapi realitanya pengerjaan tidak pernah ada,” katanya.

H Marullah menambahkan, kekecewaan juga dirasakan warga yang telah dijanjikan akan diberikan alat pengelolaan sampah. Tapi hingga kini juga belum terealisasi. “Katanya mau diberikan alat pengolah sampah, tapi entah kapan?” tanyanya.

Namun, Wakil Walikota Jakarta Timur, Husein Murad, menampik adanya keluhan warga terkait banyaknya sampah di bekas lokasi pelantikan dirinya. Bahkan dirinya menuding warga hanya asal-asalan dalam membuat laporan.

“Bukan di lokasi itu kali. Itu bisa-bisanya warga,” sangkalnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6798 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6177 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1411 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1326 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1247 personAldi Geri Lumban Tobing